Berita

bank bjb menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II tahun 2026. (Foto: Dok. bank bjb)

Bisnis

bank bjb Rilis Sustainability Bond II 2026

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 13:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pilihan investasi strategis dihadirkan bank bjb lewat penerbitan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026. Instrumen ini ditawarkan kepada nasabah korporasi maupun ritel sebagai alternatif investasi pendapatan tetap yang kompetitif dan terukur.

"Obligasi ini mempertegas posisi bank bjb sebagai institusi keuangan yang konsisten mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnisnya," kata Corporate Secretary bank bjb, Herfinia dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Obligasi diterbitkan dalam dua seri. Seri A memiliki tenor tiga tahun dengan indikasi kupon sebesar 5,45 persen hingga 6,05 persen per tahun. Sementara itu, Seri B ditawarkan dengan tenor lima tahun dan indikasi kupon sebesar 5,70 persen hingga 6,30 persen per tahun.


Kedua seri tersebut memberikan fleksibilitas bagi investor untuk menyesuaikan pilihan dengan profil risiko dan horizon investasi masing-masing.

Minimum pemesanan ditetapkan sebesar Rp5 juta dan berlaku kelipatan yang sama. Tidak terdapat batas maksimum pemesanan, sehingga memberikan ruang partisipasi yang luas bagi berbagai kategori investor.

Masa penawaran awal atau book building berlangsung pada 13 Februari hingga 2 Maret 2026. Adapun pembayaran dari investor dijadwalkan pada 30 Maret 2026, dengan distribusi elektronik pada 31 Maret 2026.

"Bagi investor perseorangan wajib memiliki KTP yang terdaftar di Disdukcapil, rekening simpanan di bank bjb, serta rekening efek di bank bjb," jelas Herfina.

Obligasi Berkelanjutan bank bjb merupakan instrumen yang diterbitkan untuk membiayai proyek berwawasan lingkungan dan sosial. Dana hasil emisi akan dialokasikan pada proyek hijau serta proyek sosial yang memenuhi kriteria keberlanjutan.

Fokus pembiayaan mencakup sektor energi baru dan terbarukan, pembiayaan perumahan, serta penguatan sektor UMKM dan mikro. Skema ini juga mencakup pembiayaan baru maupun refinancing atas proyek yang telah berjalan.

Penerbitan Tahap II Tahun 2026 ini melanjutkan keberhasilan tahap sebelumnya. Pada akhir 2024, Sustainability Bond Tahap I mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 4,66 kali dari target awal.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat investor terhadap instrumen berbasis ESG yang diterbitkan bank bjb. Kepercayaan pasar menjadi indikator kuat atas kredibilitas dan prospek keberlanjutan bisnis perseroan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya