Berita

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Times Network)

Dunia

Sheinbaum Pertimbangkan Gugatan Usai Dituding Elon Musk Terkait Kartel Narkoba

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 14:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap Elon Musk setelah miliarder tersebut menuduhnya dikendalikan oleh kartel narkoba.

Pernyataan Musk muncul setelah otoritas Meksiko mengumumkan tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG).

Musk merespons pernyataan lama Sheinbaum pada 2025 yang menolak perang total terhadap kartel. Dalam video tersebut, Sheinbaum menegaskan bahwa kembali melancarkan perang terhadap pengedar narkoba bukanlah solusi dan justru berpotensi menjadi “izin untuk membunuh tanpa pengadilan”.


Menanggapi video itu, Musk melontarkan tudingan tajam melalui media sosial. Ia menyebut Sheinbaum “mengatakan apa yang diperintahkan bos kartelnya,” serta menyindir bahwa konsekuensi ketidakpatuhan akan lebih buruk dari sekadar “rencana peningkatan kinerja”.

Sheinbaum membantah keras tudingan tersebut. Ia menyebut klaim bahwa dirinya memimpin “pemerintahan narkoba” sebagai sesuatu yang absurd dan tidak berdasar.

“Kami sedang mempertimbangkan apakah akan mengambil tindakan hukum,” kata Sheinbaum, dikutip dari Reuters, Kamis, 26 Februari 2026.

Kematian El Mencho dalam operasi militer gabungan AS-Meksiko memicu gelombang kerusuhan di negara bagian Jalisco dan wilayah lain. Sejumlah kendaraan dibakar, jalan diblokir, serta bentrokan antara aparat keamanan dan kelompok kartel kembali terjadi. Situasi ini bahkan memunculkan kekhawatiran terkait stabilitas keamanan menjelang Piala Dunia FIFA 2026.

Sebagai catatan, pendekatan perang terhadap kartel pernah diterapkan pada 2006 di bawah Presiden Felipe Calderon. Kebijakan tersebut memicu eskalasi kekerasan berkepanjangan. Sheinbaum menegaskan operasi terbaru tidak menandakan kembalinya strategi lama itu dan menyatakan optimisme bahwa kondisi keamanan akan pulih secara bertahap.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya