Berita

Peta Indonesia. (Foto: Istimewa)

Publika

Kembalikan Negara ke Tangan Para Pemikir

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 05:52 WIB

MEMPERHATIKAN semakin hancurnya tatanan pemerintahan, politik dan perekonomian negara, setelah Indonesia dipimpin selama 10 tahun oleh Joko Widodo alias Jokowi dan kemudian dilanjutkan oleh Prabowo Subianto, saya jadi teringat oleh nasihat dari filsuf ternama, yakni Plato.  

Plato pernah memberikan nasihat bikaksana, yang jika disimpulkan akan berbunyi: "Negara akan rusak bila dipimpin oleh serdadu! 

Hal ini bisa kita ketahui, saat membahas soal Timokrasi (Pemerintahan kaum militer/pecinta kehormatan), Plato menjelaskan bahwa:


"Negara yang dipimpin oleh orang-orang yang mencintai kehormatan dan kemenangan perang, akan lebih mengutamakan kekuatan daripada kebijaksanaan. Sehingga perlahan menjauh dari keadilan, dan akhirnya merosot ke bentuk pemerintahan yang lebih buruk". 

Timokrasi menurut Plato adalah bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh orang-orang yang mengejar kehormatan dan kejayaan, yang biasa identik dengan militer. 

Istilah ini dibahas oleh Plato dalam bukunya Republic (Buku VIII), ketika Plato menjelaskan bagaimana negara ideal bisa mengalami kemerosotan.

Maka bagi Plato, negara ideal harus dipimpin oleh seorang Filsuf-Raja (Philosopher King), yaitu orang yang mencintai kebijaksanaan dan memahami kebaikan sejati. 

Nah, kalau kita mau jujur, sebetulnya Jokowi itu bukanlah tipikal Filsof-Raja (Philosopher King), melainkan lebih ke tipikal Ngibul King alias Raja Ngibul. 

Sedangkan Pemerintahan Prabowo Subianto lebih dekat dengan apa yang dikatakan oleh Plato, sebagai Timokrasi. 

Oleh sebab itu, sudah sewajarnya jika kita sebagai rakyat mulai mempersiapkan sebaik-baiknya para calon pemimpin yang dari latar belakang pemikir.

Pemikir di sini merupakan penyederhanaan dari istilah Filsuf-Raja (Philosopher-King) yang dicetuskan oleh Plato. 

Sebab untuk menemukan Filsuf-Raja saat ini sepertinya agak sulit didapatkan, di negeri yang alokasi dana untuk pendidikannya sudah diserobot untuk proyek Makan Bergizi Gratis alias MBG. 

Revolusi sistemik memang sangat diperlukan dan harus lebih diutamakan daripada figur, namun di negara yang sudah dikuasai dan dirusak oleh Jokowi dan Prabowo seperti ini, memperbaiki sistem hanyalah ilusi untuk mengobati rasa frustasi. 

Karena itu, daripada kita sibuk berdebat perbaiki sistem dahulu baru kemudian mencari figur pemimpin nasional atau sebaliknya, lebih baik kita putuskan saja sekarang: kembalikan negara ke tangan pemikir dan Indonesia akan berubah jauh lebih baik! Bagaimana menurut anda? Sapere aude!

Saiful Huda Ems
Analis Politik

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya