Berita

Makan Bergizi Gratis alias MBG. (Foto: RMOL)

Politik

Arief Poyuono:

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 02:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program Makan Bergizi Gratis alias MBG yang merupakan unggulan Presiden Prabowo Subianto bisa disebut sebagai bentuk dari prasarana pendidikan yang sah mengunakan anggaran yang dialokasikan untuk pendidikan.

Demikian disampaikan politisi Partai Gerindra Arief Poyuono melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis 26 Februari 2026.

"Ini tidak beda dengan pengadaan alat peraga  sekolah yang mengunakan anggaran pendidikan," kata Arief. 


Terkait anggaran pendidikan sebesar Rp769 triliun merupakan mandatory spending 20 persen dari APBN dan APBD yang harus dialokasikan murni untuk pendidikan, kata Arief, bukan semata tidak bisa digunakan untuk program MBG.

"Kenapa pemenuhan Gizi anak penting dalam pendidikan? Sebab gizi merupakan sari-sari makanan yang bermanfaat bagi kesehatan," kata Arief. 

Arief menegaskan bahwa gizi sangat diperlukan oleh tubuh karena berfungsi sebagai faktor pertumbuhan dan perkembangan serta tingkat kognitif seseorang. 

"Seorang anak dengan gizi kurang akan mudah mengantuk dan kurang semangat sehingga dapat mempengaruhi proses belajar serta berpikirnya," kata Arief.

Ia mendorong pola pikir para politisi diubah untuk mengartikan anggaran pendidikan yang dipakai untuk program MBG. Sebab nutrisi atau gizi adalah infrastruktur untuk Pendidikan.

"Anak yang lapar tidak dapat belajar secara efektif," pungkas Arief.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya