Berita

Pemprov DKI Jakarta menggelar program mudik gratis 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Tiket Mudik Gratis DKI Dilarang Dipindahtangankan

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 00:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan proses verifikasi ulang tiket mudik gratis pada saat hari keberangkatan untuk memastikan peserta terdaftar yang berangkat dan tiket tidak dipindahtangankan.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Emanuel Kristanto dalam siniar OKESIP (Obrolan Kekinian Seputar Informasi Publik), Rabu 25 Februari 2026.

Emanuel mengatakan, tiket mudik gratis tak boleh dipindahtangankan atau dijual kepada orang lain. 


"Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan pihak-pihak yang layak menerima program," kata Emanuel.

Untuk memastikan keamanan pemudik, Dishub DKI Jakarta bekerja sama dengan polisi, TNI, pemangku kebijakan atau pihak yang terkait langsung dan tidak langsung dengan keamanan.

"Tidak hanya saat keberangkatan, tetapi selama perjalanan (petugas ikut sampai tujuan)," kata Emanuel.

Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyediakan 366 bus untuk arus mudik, meningkat dibandingkan tahun 2025 yakni 293 bus.

Sementara untuk arus balik, disediakan 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan kuota 11.800 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2025 yakni 228 bus.

Selain penumpang, Pemprov DKI juga menyediakan arus mudik dan balik untuk sepeda motor. Disediakan sekitar 15 truk untuk mengangkut sekitar 50 sepeda motor pada arus mudik dan 15 truk pada arus balik.

Pendaftaran dilakukan secara daring di laman mudikgratis.jakarta.go.id, dengan melampirkan KTP dan KK. Pendaftaran dibagi menjadi tiga kluster berdasarkan daerah tujuan. Sementara bagi yang akan membawa sepeda motor, perlu melampirkan STNK.

Pemberangkatan peserta mudik gratis pada 17 Maret 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), lalu untuk sepeda motor pada 16 Maret 2026 di Terminal Pulogadung.

"Untuk arus balik, sepeda motor dilaksanakan 25 Maret di masing-masing terminal tujuan di 20 kota. Untuk penumpang pada 20 Maret 2026," pungkas Emanuel.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya