Berita

BNI Agen46. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

Tanpa Ribet, Warga Pulau Lembeh Bisa Akses Perbankan Lewat BNI Agen46

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 15:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

BNI menghadirkan akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah Pulau Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara yang selama ini memiliki keterbatasan akses ke kantor cabang bank.

Di wilayah yang harus ditempuh melalui jalur laut tersebut, BNI hadir melalui Agen46 untuk memudahkan warga bertransaksi tanpa perlu menyeberang ke pusat kota.

“BNI berkomitmen terus memperluas jangkauan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga masyarakat di berbagai pelosok dapat merasakan manfaat layanan perbankan tanpa harus menghadapi kendala jarak dan biaya,” kata Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, Rabu, 25 Februari 2026.


Layanan yang tersedia melalui Agen46 mencakup pembukaan rekening, setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menurutnya, dukungan teknologi digital dan jaringan agen yang tersebar luas memungkinkan masyarakat melakukan transaksi keuangan secara lebih cepat dan aman.

Selain meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan membuka peluang usaha baru di tingkat komunitas.

Salah satu mitra BNI Agen46 di Pulau Lembeh, Ratti Manopo, mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Selain menjadi agen layanan perbankan di toko sembakonya, ia juga memperoleh pembiayaan KUR untuk mengembangkan usaha.

“Manfaat menjadi BNI Agen46 sangat terasa. Saya mengajukan pinjaman KUR di BNI dan disetujui. Modal itu langsung saya gunakan untuk mengembangkan usaha. Puji Tuhan, semua berjalan dengan baik,” ujar Ratti.

Manfaat serupa dirasakan warga lainnya. Andre, pedagang pala di Pulau Lembeh mengaku terbantu karena dapat menyetorkan hasil penjualan secara aman tanpa harus bepergian jauh ke kantor cabang bank.

“Biasanya uang hasil dagangan disetorkan di rekening lewat Ibu Ratti,” tuturnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya