Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid. (Dokumentasi PKS)

Politik

DPR Desak Sound Horeg di SOTR Jombang Dihentikan

RABU, 25 FEBRUARI 2026 | 13:51 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penggunaan sound horeg dalam kegiatan sahur on the road (SOTR) di Jombang, Jawa Timur, diminta segera dihentikan karena dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai Ramadan serta mengganggu ketertiban masyarakat.

Kegiatan yang turut menampilkan penari perempuan itu disebut bertentangan dengan karakter Jombang sebagai wilayah santri dan tempat lahirnya Nahdlatul Ulama (NU), yang selama ini identik dengan ajaran toleransi dan kesederhanaan.

Selain itu, aktivitas tersebut juga dinilai berpotensi mengganggu warga yang tidak menjalankan ibadah puasa.


"Kalau demikian halnya, mestinya pemerintah desa atau pemerintah tingkat daerah dan kepolisian, segera menghentikan ya," ujar Anggota Komisi VIII DPR,  Hidayat Nur Wahid, Rabu kepada wartawan, Rabu, 25 Februari 2026. 

Ia menilai tradisi membangunkan sahur merupakan hal lumrah di berbagai daerah. Namun, praktiknya seharusnya tidak menimbulkan kebisingan berlebihan, apalagi ditambah atribut hiburan yang dinilai tidak sesuai dengan tujuan ibadah puasa.

"Ini kan jadi seperti dalam tanda kutip tidak menghormati ya tentang Jombang yang mempunyai sejarah kepesantrenan yang demikian luar biasa," kata Hidayat.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak menjadi preseden bagi daerah lain. 

"Tapi kalau kemudian sudah pakai sound horeg lagi, dan kemudian ditambahi dengan atribut yang kayak begitu lagi dan ditambah juga dengan jelas pihak Pemda maupun juga pihak kepolisian menyatakan tidak ada izin lagi, itu semuanya kan juga jelas indikasinya adalah tidak sesuai dengan tujuan berpuasa," ujarnya.

Peristiwa itu terjadi di jalan penghubung Desa Jatibanjar, Kecamatan Ploso, dengan Desa Sumbergondang, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Minggu, 22 Februari 2026. Kepolisian menyatakan kegiatan tersebut tidak memiliki izin resmi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya