Berita

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa 17 Februari 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Ketum MUI Ajak Imam Masjid Doakan Kemerdekaan Palestina saat Ramadan

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 00:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar mengimbau seluruh imam masjid di Indonesia untuk memanjatkan doa bagi keselamatan warga Gaza dan kemerdekaan Palestina selama bulan Ramadan.

Seruan itu disampaikan Anwar usai Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. 

“Kami berharap dengan sungguh-sungguh kepada seluruh imam-imam masjid di seluruh Indonesia, kalau bisa, kalau bisa kita kuatkan untuk berdoa bagi keselamatan umat Islam dan bangsa Palestina. Terutama masyarakat Palestina yang ada di Gaza, dengan apa yang disebut dengan Qunut Nazilah,” kata Anwar dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa 17 Februari 2026.


Ia meminta doa tersebut dipanjatkan secara serentak sepanjang Ramadan yang diyakini sebagai waktu mustajab untuk berdoa.

Anwar juga mengajak berbagai organisasi kemasyarakatan Islam untuk turut menyerukan doa bersama, mulai dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, Al Washliyah hingga Al Wahdah, termasuk melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Bisa melalui DMI atau melalui ormas-ormas: NU, Muhammadiyah, Al Irsyad, Al Washliyah dan lain-lain, Al Wahdah, untuk menyerukan kepada seluruh imam-imam di dalam Ramadan yang saat bagus mustajab ini memohon kepada Allah untuk kemerdekaan, merdeka, kemerdekaan bagi warga Palestina dan menolong kepada teman-teman yang ada di Gaza,” jelasnya.

Untuk diketahui, pemerintah menetapkan Ramadan pada Kamis setelah setelah hasil rukyatul hilal di 96 titik pemantauan di seluruh Indonesia tidak terlihat. Secara hisab atau perhitungan astronomi, posisi hilal juga masih berada di bawah ufuk alias negatif.

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan hilal yang terlihat disepakati 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Ketetapan tersebut tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 serta penjelasan Majelis Tarjih dan Tajdid Nomor 01/MLM/I.1/B/2025.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya