Berita

Menlu RI Sugiono dan Sekjen PBB Antonio Guterres (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Temui Sekjen PBB, Menlu Sugiono Paparkan Sikap RI di BoP

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 13:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono memaparkan secara langsung landasan keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York, pada Selasa waktu setempat, 16 Februari 2026.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Menlu RI menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk terus mendukung PBB dan menjunjung tinggi multilateralisme sebagai pilar utama penyelesaian konflik internasional.

Ia kemudian menginformasikan  rencana partisipasi Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam pertemuan Board of Peace di Washington D.C. pada Kamis, 19 Februari 2026 bersama para pemimpin dunia.


Kepada Sekjen PPB, Sugiono menjelaskan bahwa keterlibatan RI dalam BoP tidak lepas dari komitmen pada Piagam PBB, penerapan Solusi Dua Negara, serta rujukan pada Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803. 

“Posisi kami jelas: keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, visi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025),” tegas Menlu.

Ia menambahkan, keikutsertaan Indonesia dalam BoP merupakan wujud nyata komitmen untuk mendorong terciptanya perdamaian yang adil dan abadi. 

Indonesia juga memastikan bahwa mekanisme pelaksanaan BoP tidak berjalan sendiri, melainkan bersinergi dan memperkuat berbagai upaya perdamaian yang telah dan sedang dilakukan PBB.

Menanggapi paparan tersebut, Sekjen PBB menyampaikan apresiasi atas konsistensi Indonesia dalam mendukung penyelesaian damai isu Palestina. 

Guterres juga menyatakan keprihatinannya terhadap situasi di Tepi Barat yang dinilai secara terang-terangan melanggar hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB yang berlaku.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya