Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim (Foto: Instagram)

Dunia

MUI Kutuk Senjata Termal Israel, Diduga Lenyapkan Ribuan Warga Gaza Tanpa Jejak

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 17:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras dugaan penggunaan senjata termal atau bom vakum oleh Israel dalam agresi militernya di Jalur Gaza yang menyebabkan ribuan warga Palestina lenyap tanpa sisa. 

Sikap tegas itu disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, dalam keterangan tertulis pada Senin, 16 Februari 2026.

Sudarnoto mengaku terkejut sekaligus marah setelah membaca hasil investigasi Al Jazeera terkait dugaan penggunaan senjata termal tersebut. Apabila laporan itu terbukti, maka menurutnya tindakan Israel telah melampaui batas kemanusiaan. 


“Jika benar laporan tersebut, maka ini bukan sekadar pelanggaran, tetapi merupakan bentuk kebiadaban yang melampaui batas-batas kemanusiaan dan nurani paling dasar,” kata Sudarnoto.

Laporan investigatif Al Jazeera mengungkap dugaan penggunaan senjata termal dan termobarik oleh Israel dalam agresi militernya di Jalur Gaza sejak Oktober 2023. 

Investigasi berjudul The Rest of the Story tersebut mendokumentasikan sedikitnya 2.842 warga Palestina yang dinyatakan lenyap tanpa jejak jasad, selain percikan darah atau fragmen biologis kecil, akibat paparan suhu ekstrem dari amunisi berdaya hancur tinggi.

Para ahli yang diwawancarai Al Jazeera mengaitkan fenomena ini dengan penggunaan bom vakum atau amunisi termobarik buatan Amerika Serikat, seperti MK-84, BLU-109, dan GBU-39 yang mampu menghasilkan suhu hingga lebih dari 3.000 derajat Celsius.

Sudarnoto menegaskan, penggunaan senjata semacam itu merupakan pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa dan norma hukum internasional.

MUI mengutuk segala bentuk penggunaan senjata yang disengaja untuk menargetkan dan menghancurkan warga sipil, yang kian memperjelas bahwa situasi di Gaza telah memasuki fase krisis kemanusiaan akut.

"Kami mengutuk keras setiap bentuk penggunaan senjata yang menghancurkan secara membabi buta dan menargetkan atau berdampak pada warga sipil," tegasnya.

MUI juga mendesak PBB dan komunitas internasional segera membentuk investigasi independen yang kredibel, memastikan perlindungan warga sipil, serta menghentikan pasokan senjata yang berpotensi memperparah penderitaan rakyat Palestina.

“Perdamaian tak mungkin terwujud jika keadilan tak ditegakkan. Kemanusiaan harus dimenangkan, dan penjajahan dalam bentuk apa pun di atas dunia ini harus dihapuskan," pungkas Sudarnoto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya