Berita

Ziarah Kesultanan dan Auliya’ Palembang Darussalam (Palembang Lamo) yang ke VI. (Foto: RMOLSumsel/Istimewa)

Nusantara

Ziarah Kesultanan Palembang Lamo Teguhkan Identitas Warga

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 06:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ratusan warga antusias mengikuti Ziarah Kesultanan dan Auliya’ Palembang Darussalam (Palembang Lamo) ke-VI pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan tahunan ini bukan sekadar tradisi religi, tetapi juga menjadi momentum meneguhkan identitas sejarah dan budaya wong Palembang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai ta’aruf dari Masjid Sultan Agung 1 Ilir menuju sejumlah makam bersejarah, di antaranya makam Ki Gede Ing Suro, kompleks pemakaman Sabokingking, hingga Kawah Tengkurep, serta pemakaman Auliya Palembang Lamo. Di setiap titik, peserta menggelar pembacaan Surat Yasin, tahlil, dan doa bersama.

Kegiatan ini dihadiri Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama, bersama unsur Kesultanan, ulama, tokoh masyarakat, perwakilan TNI-Polri, hingga masyarakat umum.


Sultan Mahmud Badaruddin IV Jaya Wikrama berharap kegiatan yang telah berlangsung enam tahun ini terus berkembang dan semakin melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Artinya istikamah kita sudah berjalan. Ke depan Insya Allah akan kita buat lebih besar lagi dan berkoordinasi dengan berbagai stakeholder. Ini bukan hanya untuk zuriat Kesultanan, tetapi masyarakat Palembang secara luas,” ujar Sultan dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin, 16 Februari 2026.

Ia menegaskan, ziarah ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ukhuwah dan tidak melupakan sejarah. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan merawat warisan leluhur.

Sementara itu, KH Ahmad Fauzi Zawawi Idzhom mengatakan, kegiatan dipusatkan di empat titik utama dan diramaikan pawai kendaraan roda dua dan roda empat yang diikuti ulama, umara, majelis taklim, majelis zikir, hingga pelajar.

“Tadi pagi kita sarapan bersama dengan masyarakat, menikmati bubur suro. Lalu dilanjutkan Yasin dan tahlil di makam. Pawai ini rutin kita gelar setiap tahun sebagai syiar sejarah dan budaya Palembang,” jelasnya.

Menurut dia, ziarah Palembang Lamo juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda yang mulai kurang mengenal adat, tradisi, hingga kuliner khas Palembang.

“Banyak generasi sekarang yang sudah tidak tahu adat istiadat dan makanan khas kita. Melalui ziarah ini, kita angkat kembali seni budaya dan tradisi agar mereka paham bahwa leluhur kita punya peradaban besar,” tegasnya.

Selain sebagai agenda religi, kegiatan ini menjadi ruang temu lintas generasi yang menghubungkan sejarah Kesultanan Palembang Darussalam dengan semangat masyarakat modern untuk tetap menjaga akar budaya.  


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya