Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)

Politik

Kopdes Merah Putih Jadi Instrumen Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 07:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) serta Pemerintah Kabupaten Purworejo melakukan kick off dan kolaborasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Dukuhrejo dengan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako Menuju Kemandirian Ekonomi di Purworejo. 

Kegiatan ini sebagai bagian dari pilot project pemerintah dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrim melalui wadah Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. 

Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Kemensos di Kabupaten Purworejo kini telah menjadi anggota Kopdes Merah Putih Dukuhrejo dengan harapan mereka mendapat manfaat yang lebih dan dapat mandiri secara ekonomi.


Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan bahwa Kopdes Merah Putih akan menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan mendorong KPM naik kelas secara bertahap sehingga lebih sejahtera dan berdaya. Kick off ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama lintas kementerian yang sebelumnya dilakukan.

“Ini menjadi kelanjutan dari MoU yang dilakukan antara Kemensos dan Kemenkop beberapa waktu lalu untuk mendorong para penerima manfaat menjadi anggota Kopdes. Selanjutnya aspek pemberdayaannya akan kita bantu melalui operasionalisasi Kopdes Merah Putih,” ujar Ferry lewat keterangan resminya dikutip Minggu, 15 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa model kolaborasi dalam pemberdayaan KPM program Kemensos akan diperluas di berbagai wilayah di Indonesia sejalan dengan dimulainya operasionalisasi Kopdes/ Kel Merah Putih. Diharapkan sinergi tersebut akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dari desil terbawah meningkat menuju keluarga sejahtera.

"Ini akan kita uji cobakan di beberapa tempat lagi dan ini akan menjadi model bagi pengentasan kemiskinan sehingga warga desil 1 bisa berkurang dan naik kelas menjadi desil 2 dan seterusnya,” lanjutnya.

Ferry menekankan Kopdes/ Kel Merah Putih bukan hanya tempat penjualan barang bersubsidi dan kebutuhan pokok semata. Kopdes/ Kel Merah Putih juga akan diposisikan sebagai offtaker dari berbagai produk yang dihasilkan masyarakat di sekitarnya. 

Sebagai contoh dengan adanya bantuan dari Kemensos bersama Japfa Comfeed Indonesia berupa satu set lengkap ayam petelor bagi para KPM Kemensos diharapkan produknya dapat didistribusikan melalui Kopdes Merah Putih Dukuhrejo.

“Kopdes ini harus menjadi tempat menampung hasil produk masyarakat desa seperti hasil ternak telur yang telah dibantu bisa dijual melalui Kopdes di sini sehingga Bapak/ Ibu mendapatkan tambahan penghasilan,” katanya.

Menkop menyebut setelah para KPM program Kemensos menjadi anggota Kopdes Merah Putih akan mendapat beragam manfaat seperti Sisa Hasil Usaha (SHU) dari bisnis proses yang dikelola Kopdes/ Kel Merah Putih. Dengan begitu secara bertahap mereka akan kembali mendapatkan tambahan pendapatan di setiap akhir periode.

"Harapannya nanti mereka setelah menjadi anggota Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, mereka juga akan mendapatkan tambahan pendapatan sisa hasil usaha. Insyaallah dengan menjadi anggota koperasi desa, manfaatnya akan lebih besar,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih menjadi salah satu instrumen dari skema program percepatan pengentasan memastikan yang efektif. Kopdes Merah Putih menjadi bagian dari program pemberdayaan sehingga keberadaannya harus didukung penuh semua pihak.

"Kami dari Kementerian Sosial ditugaskan untuk mendorong agar penerima manfaat, bantuan-bantuan dari Kementerian Sosial nanti menjadi anggota Kooperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Dan hari ini kita uji coba di sini," kata Mensos Saifullah.

Adapun Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko menyampaikan pengentasan kemiskinan merupakan agenda prioritas nasional. Ia mengajak seluruh pihak menautkan program lintas sektor agar saling menguatkan termasuk program Kopdes/ Kel Merah Putih dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

“BP Taskin sedang merumuskan pendekatan program-program yang anti inflasi agar seluruh program Kementerian Lembaga bisa nyambung dan bangsa ini selamat dari jerat kemiskinan ekstrem,” tegasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya