Berita

Atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych (Tangkapan layar RMOL dari siaran France24)

Olahraga

Atlet Ukraina Didiskualifikasi dari Olimpiade karena Helm Kontroversial

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Panitia Olimpiade melalui Komite Olimpiade Internasional (IOC) mendiskualifikasi atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych, dari Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 setelah ia menolak melepas helm bergambar atlet Ukraina yang tewas akibat perang dengan Rusia.

IOC menyatakan Heraskevych melanggar pedoman ekspresi atlet, yang melarang pesan bernuansa politik saat bertanding. Meski sudah diberi peringatan terakhir, ia tetap bersikeras mengenakan helm tersebut.

“Setelah diberi satu kesempatan terakhir, Heraskevych tidak akan dapat memulai perlombaan karena menolak mematuhi Pedoman Ekspresi Atlet IOC,” ujar IOC dalam pernyataan resminya, dikutip dari France24, Jumat 13 Februari 2026.


Atas keputusan itu, Heraskevych langsung mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). CAS menyebut helm tersebut menampilkan potret atlet Ukraina yang gugur dalam perang dan dinilai tidak sesuai dengan Piagam Olimpiade.

Sebelumnya, IOC sempat menawarkan kompromi dengan mengizinkan Heraskevych memakai ban lengan hitam polos sebagai bentuk penghormatan. Namun ia menolak. Aksinya mendapat dukungan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Ini bukan kali pertama Heraskevych menyuarakan sikapnya. Pada Olimpiade Beijing 2022, ia pernah membentangkan spanduk bertuliskan “No War in Ukraine”, hanya beberapa hari sebelum Rusia menginvasi Ukraina.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya