Berita

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo. (Foto: Dokumentasi Satgas Damai Cartenz)

Presisi

Polisi Pastikan 13 Penumpang Pesawat Smart Aviation Selamat

Usai Ditembaki KKB di Boven Digoel
KAMIS, 12 FEBRUARI 2026 | 15:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi memastikan sebanyak 13 penumpang pesawat Smart Aviation yang ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan kini dalam keadaan selamat.

"Seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Kamis, 12 Februari 2026.

Di sisi lain, kepolisian bersama TNI telah menguasai kembali bandara tersebut.


"Alhamdulillah, pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif," jelas Yusuf.

Sebanyak 20 personel Operasi Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dibantu 12 prajurit Kopasgat TNI AU.

Sebagaimana diketahui, pesawat Smart Aviation ditembaki saat baru mendarat di Bandara Koroway pada Rabu, 11 Februari 2026 kemarin. 

Pesawat jenis Cessna Caravan itu dipiloti oleh Egon Erawan dan co-pilot Baskoro. Egon dan Baskoro tewas dalam peristiwa itu karena tertangkap saat melarikan diri ke hutan lalu dieksekusi oleh pelaku. 

Akibat tembakan itu, pesawat juga mengalami kerusakan. Di sisi kanan jendela pecah dan ada kebocoran tangki avtur.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya