Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Purbaya Dikritik Jangan Lagi Pakai Istilah Uang Saya

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 16:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah memiliki anggaran yang cukup untuk membiayai kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). 

“Jadi tadi Menteri Kesehatan klaim katanya uangnya lambat gara-gara mereka curiga saya tidak punya uang. Uang saya banyak, tahun lalu saja Rp 270 triliun tidak bisa dipakai itu, tapi di luar anggaran ya,” kata Purbaya saat rapat dengan pimpinan DPR di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin, 9 Februari 2026.

Pernyataan tersebut memantik perhatian publik, terutama penggunaan frasa “uang saya” yang dinilai berpotensi menimbulkan tafsir berbeda.


Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensat mengingatkan agar istilah yang digunakan pejabat publik tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Purbaya harus segera mengganti sebutan Uang Saya bila nyatanya yang dimaksud adalah Uang Negara,” ujar Hensat kepada RMOL, Rabu, 11 Februari 2026.

Menurutnya, sensitivitas publik terhadap pengelolaan keuangan negara saat ini cukup tinggi. Belakangan Menkeu terlihat kerap berada dalam pusaran polemik kebijakan. Bahkan muncul anggapan bila Purbaya saat ini seperti sedang mencari musuh.

Teranyar, Purbaya terlihat selisih paham dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono terkait dana pembelian kapal. Perbedaan pandangan antarmenteri itu dinilai semakin memperkuat persepsi adanya ketegangan di internal kabinet dalam pengelolaan anggaran.

Hensat menduga situasi ini tidak lepas dari tekanan kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Mungkin mulai agak bingung dan panik sebab kondisi keuangan banyak keluarga Indonesia belum membaik,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya