Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (Foto: Dokumen RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Lebaran 2026: Pemerintah Targetkan Bansos Pangan Jangkau 35 Juta Keluarga

RABU, 11 FEBRUARI 2026 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan pangan kepada lebih dari 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk stimulus ekonomi menjelang Lebaran 2026.

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional di momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memperkokoh sisi permintaan (demand side) di tengah masyarakat.


Target penerimanya adalah 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM), yaitu masyarakat yang berasal dari desil 1 sampai dengan desil 4,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Selasa 10 Februari 2026. 

Untuk menyokong puluhan juta keluarga tersebut, pemerintah telah menyiapkan skema bantuan yaitu; setiap keluarga akan menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Bantuan diberikan rutin selama dua bulan. 

Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp11,92 triliun untuk bantuan tersebut.

Bantuan pangan ini menyasar spektrum masyarakat yang luas, mencakup kategori sangat miskin (desil 1), miskin (desil 2), hampir miskin (desil 3), hingga kelompok rentan miskin (desil 4).

Distribusi akan dimulai pada bulan Ramadhan atau Februari 2026. Airlangga meminta seluruh instansi terkait dan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam menjaga kelancaran logistik agar bantuan sampai tepat waktu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya