Berita

Menu makanan jemaah haji Indonesia. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Nusantara

Pemerintah Upayakan Beras Jemaah Haji dari Indonesia Demi Genjot Ekonomi

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 20:16 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah mengupayakan agar kebutuhan bahan makanan jemaah haji, termasuk beras, berasal dari Indonesia dan dialokasikan untuk konsumsi jemaah selama 40 hari. 

Kebijakan ini diarahkan agar penyelenggaraan haji juga memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat dalam negeri.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menjelaskan bahwa pengadaan bahan makanan haji dilakukan melalui kerja sama lintas lembaga. 


"Kita kerja sama dengan Badan Pangan, kita dengan Bulog, dan Kemenko Pangan,” ujar Gus Irfan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Menurut dia, pemerintah tidak hanya menyiapkan beras, tetapi juga mendorong ekspor bahan pangan lain untuk kebutuhan konsumsi jemaah di Tanah Suci. 

"Ekspor beras dari Indonesia. Kita upayakan semua makanan yang dimakan zaman haji bisa kita ekspor dari Indonesia," jelasnya.

Sebelumnya, menurut Gus Irfan, Indonesia telah mengekspor bumbu masak untuk haji. 

"Tahun ini dan tahun kemarin bumbu sudah, kemarin 400 ton, hari ini 600 ton bumbu," ucapnya.

Gus Irfan menegaskan kebijakan ini bertujuan agar penyelenggaraan ibadah haji memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Terkait volume, Gus Irfan menyebut kebutuhan beras untuk jemaah haji Indonesia telah dihitung. Alokasi tersebut diperuntukkan bagi jemaah haji Indonesia. 

"Untuk 203 ribu jamaah selama 40 hari," pungkas Gus Irfan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya