Berita

Daging di pasar tradisional di Jakarta (Foto: Dokumen RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Masyarakat Tak Perlu Panic Buying Jelang Ramadan

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 15:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Wakil Gubernur Rano Karno memastikan kesiapan Jakarta dalam menghadapi momen besar keagamaan tahun 2026, mulai dari Imlek, Nyepi, hingga Ramadan dan Idulfitri.

Usai memimpin Rapat Pimpinan di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Pramono menyampaikan ketersediaan bahan pokok dan harga pangan yang masih terjaga di Jakarta.

"Ketersediaan pangan untuk Ramadan dan juga Idulfitri di Jakarta, termasuk hari-hari besar lainnya, apakah itu Imlek atau Nyepi dan sebagainya, Jakarta dalam kondisi yang aman karena cadangannya mencukupi untuk itu," ujar Pramono di Balai Kota DKI, Selasa, 10 Februari 2026.


Untuk menjaga inflasi tetap terkendali, Pemprov) DKI menyiapkan sejumlah langkah strategis. Mulai dari monitoring rutin ketersediaan harga pangan, termasuk beras, daging, LPG 3 kg, serta penerapan early warning system terhadap harga-harga di Jakarta.

Pramono menegaskan, hampir semua komoditas di Jakarta saat ini relatif terkontrol dengan baik. Karena itu, Pramono mengimbau masyarakat untuk tidak 'panic buying' terhadap bahan pangan menjelang Ramadan dan Idulftiri.

"Karena Pemerintah DKI Jakarta menjamin bahwa ketersediaan bahan pangan maupun daging dan sebagainya, Jakarta adalah mencukupi," lanjut dia.

Pemprov DKI juga melakukan intervensi melalui kegiatan pasar murah di berbagai titik di Jakarta untuk menekan gejolak harga bahan pangan.

Meski demikian, Pemprov DKI memberikan perhatian khusus pada komoditas minyak goreng dan cabai yang sering mengalami kenaikan harga. Sebagai solusi jangka panjang, program urban farming penanaman cabai akan kembali digalakkan.

Di sisi lain, berdasarkan data Bank Indonesia menunjukan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jakarta pada Januari 2026 melonjak signifikan ke angka 149,8, melampaui rata-rata nasional sebesar 127. Angka ini menunjukan daya beli masyarakat Jakarta saat ini tinggi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya