Berita

Mantan Pangeran Andrew (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Associated Press)

Dunia

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

SELASA, 10 FEBRUARI 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Istana Buckingham mengeluarkan pernyataan terbaru tentang sikap kerajaan mengenai hubungan Andrew Mountbatten-Windsor dengan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Dalam pernyataan yang dirilis kerajaan, juru bicara istana mengatakan Raja Charles III siap mendukung setiap penyelidikan polisi terhadap Andrew, yang telah dicabut gelar kerajaannya setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) merilis rincian komunikasi dirinya dengan Epstein serta Ghislaine Maxwell, mitra dan rekan Epstein.

“Raja telah memperjelas, baik secara lisan maupun melalui tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, keprihatinannya yang mendalam atas tuduhan-tuduhan yang terus bermunculan terkait perilaku Tuan Mountbatten-Windsor," kata jubir istana, dikutip dari 9News, Selasa 10 Februari 2026.


Ia menambahkan, meski Andrew bertanggung jawab sendiri untuk menanggapi tuduhan tersebut, pihak istana siap membantu aparat bila diminta.

“Jika kami dihubungi oleh Kepolisian Thames Valley, kami siap mendukung mereka sebagaimana mestinya," lanjutnya.

Sebelumnya BBC melaporkan bahwa Kepolisian Thames Valley sedang menilai kemungkinan penyelidikan terhadap Andrew, dengan dugaan pelanggaran etika dalam jabatan publik serta pelanggaran Undang-Undang Rahasia Negara Inggris.

Penyelidikan ini muncul setelah organisasi media menemukan email yang menunjukkan Andrew, saat masih menjadi utusan perdagangan internasional Inggris, diduga mengirim laporan perjalanan Asia Tenggara kepada Epstein. Email lain memperlihatkan ia membagikan rencana perjalanannya ke Hanoi, Saigon, Singapura, Kuala Lumpur, dan Hong Kong.

Seorang aktivis anti-monarki sebelumnya telah melaporkan Andrew atas dugaan penyalahgunaan jabatan publik dan pelanggaran rahasia negara, berdasarkan email-email tersebut yang termasuk dalam lebih dari tiga juta halaman dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS bulan lalu.

“Kami dapat mengonfirmasi telah menerima laporan ini dan sedang menilai informasi tersebut sesuai prosedur yang berlaku," kata pihak kepolisian.

Andrew sendiri membantah seluruh tuduhan pelanggaran hukum terkait hubungannya dengan Epstein.

Sejak gelarnya dicopot, Andrew kini tinggal di kawasan Sandringham Estate milik pribadi Raja di Inggris timur. Ia sementara menempati Wood Farm Cottage sambil menunggu rumah permanennya direnovasi. Berbeda dengan Royal Lodge yang dikelola untuk kepentingan publik, Sandringham merupakan properti pribadi Raja.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya