Berita

Presiden Prabowo Subianto (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Terima Undangan Forum Perdana Board of Peace di Washington

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 17:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan menerima undangan untuk menghadiri pertemuan perdana forum Board of Peace (BoP) yang rencananya digelar di Washington, Amerika Serikat, pada 19 Februari 2026. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa pihak istana telah menerima undangan menghadiri acara Board of Peace dari pemerintah AS.

"Ada (undangannya)," ungkapnya usai menghadiri Taklimat Presiden Prabowo dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 9 Februari 2026. 


Ketika ditanya apakah Presiden Prabowo akan hadir, Prasetyo menyebut belum ada kepastian.

“Belum, nanti kita sampaikan kalau sudah ada kepastian,” kata Prasetyo.

Ia juga menyampaikan harapan pemerintah agar Presiden dapat menghadiri forum Board of Peace sekaligus menuntaskan agenda lain terkait penandatanganan kesepakatan tarif perdagangan.

“Kita sih menghendaki dan ingin bisa dua-duanya,” tambahnya.

Gedung Putih sebelumnya dikabarkan tengah menyiapkan pertemuan perdana para pemimpin negara yang tergabung dalam inisiatif Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Mengutip laporan Axios, agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari dan difokuskan pada upaya penyelesaian konflik di Jalur Gaza.

“Rencana untuk pertemuan tersebut, yang juga akan menjadi konferensi penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza, masih dalam tahap awal dan masih dapat berubah,” ungkap laporan tersebut.

Forum itu rencananya digelar di Institut Perdamaian Amerika Serikat di Washington. 

Dalam laporan yang sama disebutkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan lebih dahulu bertemu Trump di Gedung Putih pada 18 Februari, sehari sebelum forum Board of Peace berlangsung.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya