Berita

Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat terkait Prabowo-Gibran Dua Periode

SENIN, 09 FEBRUARI 2026 | 00:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap tidak tegas Partai Golkar dalam menyikapi wacana dua periode Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka merupakan straregi mengamankan diri yang diambil sang Ketua Umum Bahlil Lahadalia.

"Sikap Bahlil ini juga mencerminkan kalkulasi politik bahwa ia menghindari stigma pengkhianat, jika malah mengikuti arus Jokowi yang membicarakan Gibran atau Prabowo-Gibran dua periode," kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Minggu 8 Februari 2026.

Efriza memperkirakan, pernyataan menggantung Bahlil yang terus berulang adalah rangka untuk memeberikan citra positif pada dirinya dan Golkar, bahwa seolah-olah mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir masa pemerintahan.


"Sekali lagi, di saat Jokowi telah menyatakan dukungan untuk dua periode Prabowo-Gibran, maka Bahlil sebagai representasi Golkar tampak berusaha memilih menyatakan berseberangan," tutur Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) itu.

Sikap yang diambil Golkar tersebut, kata Efriza, agar partai beringin tidak terjebak dengan label berseberangan terhadap arus utama kekuasaan yang menguat kepada Prabowo ketimbang Gibran.

"Seperti dilakukan oleh PKB dan PAN," demikian Efriza.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya