Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Momen pertemuan Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
"Sikap Bahlil ini juga mencerminkan kalkulasi politik bahwa ia menghindari stigma pengkhianat, jika malah mengikuti arus Jokowi yang membicarakan Gibran atau Prabowo-Gibran dua periode," kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Minggu 8 Februari 2026.
Efriza memperkirakan, pernyataan menggantung Bahlil yang terus berulang adalah rangka untuk memeberikan citra positif pada dirinya dan Golkar, bahwa seolah-olah mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir masa pemerintahan.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15
Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13
Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21
Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14