Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menuturkan bahwa pegangan politik Bahlil saat ini tidak bisa dilepaskan dari dua sosok berpengaruh: mantan Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto.
Isu pecah kongsi antara Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, menurut Efriza, sengaja dibuat abu-abu oleh Bahlil pada tahun 2026 ini.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
Selasa, 22 September 2026 | 23:16
UPDATE
Sabtu, 26 September 2026 | 16:18
Sabtu, 26 September 2026 | 15:28
Sabtu, 26 September 2026 | 15:03
Sabtu, 26 September 2026 | 14:50
Sabtu, 26 September 2026 | 14:26
Sabtu, 26 September 2026 | 14:05
Sabtu, 26 September 2026 | 13:50
Sabtu, 26 September 2026 | 13:33
Sabtu, 26 September 2026 | 13:10
Sabtu, 26 September 2026 | 12:35