Berita

Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Tangkapan layar dari YouTube PSI)

Politik

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 23:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Publik menduga mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengelabui publik dengan pura-pura sakit untuk menghindari persidangan kasus dugaan ijazah palsu. Dugaan itu muncul setelah Jokowi berapi-api saat pidato di acara Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Jokowi terlihat sehat wal afiat pada saat pidato di PSI dan sangat menggebu-gebu sekali. Seolah tidak sakit meski pada saat tertentu muncul seperti orang pesakitan," kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada RMOL, Minggu 8 Februari 2026.

Muslim pun mengaku heran dengan Jokowi yang selalu beralasan sakit ketika dipanggil ke pengadilan. Hal itu berbeda ketika hadir di acara partai politik yang dipimpin anaknya, Kaesang Pangarep.


Maka, kata Muslim, tidak heran jika publik menilai sakitnya Jokowi hanya sandiwara untuk menghindar dari panggilan pengadilan.

"Tetapi terkait kepentingan politik dinastinya dia terlihat sangat bersemangat. Ini tentunya menjadi tanda tanya di publik. Apakah sakitnya itu bohongan biar dia bisa mangkir dari panggilan pengadilan yang sedang mengadili dugaan ijazah palsu di Solo itu?" pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya