Berita

Presiden Prabowo Subianto di Mujahadah Kubro NU, Malang (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 13:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, mengingatkan bahwa ikatan dalam berorganisasi dan bernegara harus dijaga dengan landasan cinta kasih, sebagaimana dawuh Rais Akbar Nahdlatul Ulama Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari.

Hal ini disampaikan dalam dalam sambutan pada puncak peringatan Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, pada Minggu, 8 Februari 2026, yang turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sosok yang akrab disapa Gus Kikin itu memaknai kehadiran Presiden Prabowo sebagai simbol kuat menyatunya Ulama dan Umara.   


"Fakta ini memberikan pesan kuat mengenai relasi yang maujud. Saling membersamai, menyapa, dan menyadari adanya ikatan erat antara warga NU dengan pemegang mandat demokrasi di republik ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Kikin juga memberikan apresiasi khusus kepada Warga Muhammadiyah yang menyiapkan 10.000 bungkus konsumsi, serta pihak gereja di sekitar stadion yang bersedia menggeser waktu kebaktian dan membuka fasilitas mereka untuk transit peserta.

"Inilah wujud nyata dari pesan Hadratus Syaikh tentang kerukunan yang kita praktikkan langsung di Kota Malang ini. Kita tunjukkan bahwa NU adalah organisasi yang membawa petuah menyembuhkan dan dakwah yang menyelamatkan," pungkas Pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur itu.  

Hadir dalam acara tersebut, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Anwar Manshur, jajaran syuriyah dan tanfidziyah PBNU, serta jajaran pengurus PWNU Jawa Timur. 

Hadir pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Ketua PP Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU H Saifullah Yusuf, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya