Berita

Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, untuk selanjutnya menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu 8 Februari 2026. (Foto: Biro Pers Istana).

Politik

Prabowo akan Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 00:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Malang, Jawa Timur, Sabtu 7 Februari 2026. Kepala Negara diagendakan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu 8 Februari 2026.

Prabowo bersama rombongan terbatas mendarat di Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, sekira pukul 18.40 WIB.

Di tengah rintik hujan, tampak menyambut ketibaan Presiden Prabowo antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, dan Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara.


Prabowo beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya bermalam untuk keesokan harinya diagendakan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU yang merupakan refleksi historis atas peran NU dalam perjalanan bangsa.

Dengan mengangkat tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dalam Mengembangkan Peradaban”, Mujahadah Kubro satu abad NU memiliki lima tujuan strategis.

Yakni sebagai wadah konsolidasi, peningkatan pemahaman budaya pesantren, pengembangan budaya dan peradaban, penguatan komitmen kebangsaan, serta pelestarian tradisi dan spiritualitas.

Kelima tujuan strategis tersebut lebih luas lagi berorientasi untuk memperkokoh gerak langkah dan eksistensi NU untuk mendukung keberlangsungan bangsa di tengah dinamika global. 

Hal ini menjadikan Mujahadah Kubro sebagai ruang doa dan harapan bagi bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjaga NKRI serta mendukung agenda pembangunan nasional.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya