Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bukalapak Siap Buyback Saham Senilai Rp280 Miliar

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 10:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) berencana melanjutkan aksi buyback saham dengan sisa anggaran sebesar Rp280,9 miliar. Langkah ini diambil untuk menstabilkan harga saham di pasar yang sedang fluktuatif sekaligus membuktikan keyakinan manajemen terhadap nilai perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip redaksi di Jakata, Sabtu 7 Februari 2026, pelaksanaan buyback akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 9 Februari hingga 8 Mei 2026. 

Sumber dana pelaksanaan buyback murni dari kas internal, bukan dari utang atau dana IPO, sehingga operasional perusahaan dipastikan tetap aman.


"Pembelian kembali saham perseroan diperkirakan tidak menyebabkan menurunnya pendapatan perseroan," demikian dijelaskan manajemen BUKA dalam keterbukaan informasi. 

Managemen mengatakan, meski total aset sedikit turun, laba per saham (EPS) diprediksi naik dari Rp30,8 menjadi Rp35,2.

Aksi buyback ini untuk mengoptimalkan modal, meningkatkan kepercayaan investor, dan memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Manajemen ingin menunjukkan bahwa fundamental Bukalapak tetap kuat. Dengan membeli kembali sahamnya, perusahaan berharap struktur modal menjadi lebih efisien tanpa mengganggu rencana investasi atau pengembangan bisnis lainnya.

Perseroan menegaskan bahwa harga pembelian saham akan ditentukan secara wajar sesuai ketentuan OJK, baik melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek. Manajemen menekankan bahwa likuiditas perusahaan cukup kuat untuk melaksanakan aksi korporasi ini tanpa mengganggu investasi maupun pengembangan usaha lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya