Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

SABTU, 07 FEBRUARI 2026 | 09:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Keputusan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) menuai pro dan kontra di publik.

Menyikapi dinamika tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Politik Luar Negeri, Idrus Marham, menegaskan bahwa langkah Presiden sejalan dengan amanat konstitusi dan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

“Keputusan ini adalah hasil pertimbangan matang, bukan reaksi spontan,” ujar Idrus dalam keterangan resmi yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026. 


Idrus menekankan bahwa keberpihakan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina dan upaya mengakhiri konflik kemanusiaan di Gaza bukan sekadar sikap pragmatis jangka pendek, melainkan mandat konstitusional yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

“Politik luar negeri Indonesia tidak bersifat pasif atau netral. Dalam UU Nomor 37 Tahun 1999, jelas bahwa kita berpihak pada nilai-nilai konstitusi,” tambah Idrus.

Lebih lanjut, Idrus menjelaskan bahwa pendekatan multi-alignment yang dijalankan Presiden Prabowo merupakan implementasi realistis dari prinsip bebas aktif, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan dinamis.

“Bebas aktif bukan berarti Indonesia menjauh dari forum internasional. Kita bisa berpartisipasi di berbagai kelompok dan forum, tetap mengalir, tetapi tidak hanyut,” pungkas Idrus.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya