Berita

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

JUMAT, 06 FEBRUARI 2026 | 13:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto terkait gerakan nasional penggantian atap seng dengan genteng, yang disebut sebagai proyek gentengisasi.

“Kami setuju, terlebih semangatnya adalah perlindungan terhadap masyarakat, terutama dalam penyediaan sandang, pangan, dan papan. Khususnya isu papan, pemerintah memfasilitasi dan membantu rakyat yang rumahnya bocor melalui perbaikan dan revitalisasi, termasuk memberikan bantuan gentengisasi,” kata Ketua DPP PKB, Syaiful Huda, kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Huda menilai gebrakan Kepala Negara tersebut merupakan langkah terbaik untuk membantu masyarakat, mengingat masih terdapat sekitar 26 juta rumah yang tidak layak huni.


“Nah, program gentengisasi ini semangatnya merenovasi dan memugar rumah-rumah yang tidak layak huni, jumlahnya hampir 26 juta. Kebijakan Pak Presiden terkait gentengisasi memang sesuatu yang sangat dibutuhkan rakyat hari ini, terutama terkait isu perumahan,” ujarnya.

Huda menegaskan, proyek gentengisasi bukan sekadar gimik politik, tetapi upaya nyata membantu masyarakat memiliki rumah layak huni.

“Melalui program gentengisasi, kita berupaya mewujudkan rumah yang layak huni bagi rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Rakornas 2026 menggagas gerakan nasional penggantian atap seng dengan genteng. Kepala Negara menekankan keinginannya agar rumah-rumah di Indonesia menggunakan genteng yang lebih sejuk dan ramah lingkungan.

“Saya ingin semua atap di Indonesia menggunakan genteng. Gerakannya adalah proyek gentengisasi,” tegas Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya