Berita

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah. (Foto: RMOLLampung/Istimewa)

Nusantara

Cocoa Agroforestry Perkuat Ekonomi Lampung Timur

KAMIS, 05 FEBRUARI 2026 | 06:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan melalui pengembangan Cocoa Agroforestry Berkelanjutan. 

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Diskusi Program Cocoa Agroforestry Berkelanjutan yang digelar di Kelompok Tani Hutan (KTH) 5 Desa Sidomulyo, Kecamatan Way Jepara. 

Diskusi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan PT Olam Indonesia/OFI Abdillah beserta jajaran, tim Palladium dan Partnering for Forests (P4F), perwakilan UK Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO), mitra internasional, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.


Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah mempercayakan Lampung Timur sebagai lokasi pengembangan program Cacao Agroforestry Berkelanjutan.

“Ini merupakan sebuah kehormatan dan kepercayaan yang sangat berharga bagi kami, khususnya bagi masyarakat pengelola perhutanan sosial di Kecamatan Way Jepara dan sekitarnya,” ujar Ela dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Kamis, 5 Februari 2026.

Menurutnya, Lampung Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan. 

Namun, di sisi lain, daerah ini juga menghadapi tantangan serius berupa tekanan kawasan hutan, degradasi lahan, serta dampak perubahan iklim yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar hutan.

Ela menilai, penerapan perhutanan sosial dan agroforestry merupakan langkah tepat untuk menjawab tantangan tersebut. 

Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya dilibatkan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

“Agroforestry kakao bukan sekadar sistem budidaya. Ini adalah pendekatan terpadu yang mampu merehabilitasi hutan, menjaga keanekaragaman hayati, mengurangi risiko perubahan iklim, sekaligus memberikan pendapatan berkelanjutan bagi petani,” jelasnya.

Program Cocoa Agroforestry Berkelanjutan, lanjut Ela, sejalan dengan visi pembangunan Lampung Timur yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berkeadilan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen penuh mendukung program ini melalui kebijakan, sinergi lintas OPD, dan memfasilitasi yang dibutuhkan agar program berjalan optimal dan berkelanjutan,” tandasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya