Berita

Kebersamaan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Istimewa)

Politik

Warganet Dinilai Lebih Apresiasi Kinerja Teddy Dibanding Purbaya

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 22:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Warganet dipandang terbelah sikap mengenai figur Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ini. 

Menurut analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat, keduanya merupakan sosok kunci dari kabinet Prabowo Subianto yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia berkat rekam jejak dan peran strategis mereka saat ini. 

Meski begitu, Hensat mengamati netizen saat ini cenderung lebih mengapresiasi aktivitas Teddy dibandingkan Purbaya. Teddy baru-baru ini memposting video dirinya bekerja hingga larut malam, yang langsung mendapat banyak komentar positif dari netizen.


"Di video tersebut, pukul 23.45 dia masih berada di kantor, dan banyak netizen yang memberi acungan jempol. Wajar jika bekerja sesuai jam kerja adalah kewajiban, tapi tetap aktif melewati jam tersebut menunjukkan dedikasi ekstra," kata Hensat, Senin, 2 Februari 2026.

Menurutnya, gestur kecil seperti ini layak diapresiasi karena mencerminkan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, meski tampak sederhana. Ia juga berharap menteri dan jajaran kabinet lainnya mengikuti pola serupa.

"Jadi, keuntungan memiliki Sekretaris Kabinet yang masih muda adalah energinya yang tinggi. Ia tampak mampu bekerja di luar jam wajib. Semoga apa yang dilakukan Sekretaris Kabinet ini bisa diikuti oleh menteri-menteri atau jajaran kabinet Pak Prabowo lainnya," katanya.

Berbeda dengan Teddy, Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini melihat Purbaya sedang menjadi sasaran utama netizen ketika berbicara kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Purbaya, yang dulu pada saat awal dilantik dicap sebagai juruselamat ekonomi Indonesia oleh masyarakat, kini justru diragukan karena apa yang ia janjikan untuk mendorong ekonomi belum tercapai.

"Ada beberapa teguran, teguran pertamanya karena apa yang diomongin belum bisa terpenuhi, banyak yang waktu itu bilang kalau dengerin Pak Purbaya ngomong kelihatannya kita tajir rame-rame nih bulan depan, nampaknya itu sudah mulai deg-degan dengan perkataan itu karena kondisinya masih belum berubah secara keuangan," ujarnya.

"Nah sekarang Pak Purbaya bilang dia akan mendorong ekonomi lari kencang ke 6 persen katanya, ya saya sih silahkan aja Pak Purbaya, tapi banyak pihak mulai netizen hingga ahli ekonomi meragukan Anda saat ini," lanjutnya.

Hensat pun mengingatkan jika sikap Purbaya yang cenderung lancar berkomunikasi seringkali dicap tidak bijak oleh ahli ekonomi. Sebab, keaktifan Purbaya dalam berbicara di ruang publik justru akan mempengaruhi stabilitas ekonomi negara saat ini.

"Talkative atau lancar berkomunikasi atau sering menyampaikan pesan-pesan komunikasi terkait pertumbuhan ekonomi dan lain-lain, sebetulnya tidak bijak karena seorang menteri keuangan itu kalau bicara, sangat mungkin dia akan mempengaruhi pasar, Purbaya justru harus hati-hati di bagian ini," pungkas Hensat. 

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya