Berita

Presiden Prabowo Subianto di Rakornas 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo: Kalau Ada Kader Gerindra Brengsek, Saya Tangkap!

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 14:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa mandat kepemimpinannya digunakan untuk mengabdi kepada seluruh rakyat tanpa membeda-bedakan latar belakang politik maupun pilihan pada pemilu sebelumnya. 

Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Di hadapan pejabat kementerian dan kepala daerah, Prabowo menekankan dirinya tidak akan mempermasalahkan afiliasi partai maupun pilihan politik siapa pun. 


Ia lalu mengungkapkan bukti konkret sikap tersebut melalui kebijakan pemerintah pusat yang tetap menyentuh daerah-daerah yang tidak mendukungnya saat Pilpres. 

“Buktinya saya kalah di Sumbar, tapi tetap MBG sampai ke Sumbar, tetap koperasi merah putih kita rehabilitasi sumbar. Saya juga kalah di Aceh kan? Tetap kita bangun habis-habisan,” ujarnya.

Menurut Prabowo, dinamika kalah dan menang dalam pemilu merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi. Namun setelah proses politik selesai, seluruh energi harus diarahkan untuk melayani kepentingan rakyat.

“Kalah menang biasa karena kita mengabdi untuk rakyat Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga menegaskan tidak ada toleransi bagi kader partai yang menyalahgunakan kekuasaan. 

Prabowo menolak anggapan bahwa kader Gerindra akan mendapat perlakuan istimewa.

“Eh kalau (ada kader) Gerindra brengsek, Gerindra pun saya tangkap, saudara-saudara. Jangan macam-macam, tidak ada itu. Kita semua bergerak,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya