Berita

Korban Kekerasan HAM, Ibu Saudah (kanan) dan Anggota Komisi XIII, Arisal Aziz (kiri) di Gedung DPR, Senin, 2 Februari 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Ibu Saudah Menagih Keadilan atas Kekerasan Tambang Ilegal

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 13:36 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ibu Saudah (68) menuntut keadilan atas kekerasan yang nyaris merenggut nyawanya, sambil menahan tangis dan luka jahitan di dahinya. Korban penganiayaan terkait penolakan tambang emas ilegal itu hanya ingin agar kasusnya diproses tuntas dan nama baiknya dipulihkan di kampung halaman.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026 lalu, di Lubuak Aro, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Ibu Saudah mendatangi kawasan Sungai Batang Sibinail untuk menegur aktivitas tambang emas ilegal yang masuk ke tanah ulayat miliknya. 

Namun, niat baiknya berujung petaka. Ia dihadang, dilempari batu, dipukuli hingga tak sadarkan diri, lalu ditinggalkan di semak-semak. Akibat penganiayaan tersebut, Ibu Saudah mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan dengan jahitan di dahi di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping.


"Saya ingin keadilan betul-betul sama anak-anak suku saya. Mudah-mudahan diberikan keadilan yang sebaik-baiknya, dan saya minta dipulihkan nama baik saya di kampung saya sendiri. Terima kasih sama kalian semua. Mudah-mudahan Allah yang membalas kebaikan kalian," ujar Saudah di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin, 2 Januari 2026.

Kasus ini juga mendapat perhatian Komisi XIII DPR RI. Anggota Komisi XIII, Arisal Aziz, menjelaskan bahwa peristiwa yang dialami Ibu Saudah tidak berdiri pada satu persoalan hukum saja.

"Kasusnya ada tiga. Pertama, pelanggaran HAM. Kedua, pidana kekerasan. Ketiga, terkait tambang ilegal yang sudah berjalan sekian tahun,” jelas Arisal.

Komisi XIII menegaskan bahwa kekerasan terjadi saat korban mempertahankan tanah ulayatnya dari aktivitas tambang ilegal. Mereka juga menyoroti kemungkinan adanya pelaku lain dalam penganiayaan tersebut, karena keterangan korban tidak sepenuhnya sejalan dengan klaim tersangka yang telah ditangkap.

Terkait tindak lanjut, Arisal menyatakan bahwa Komisi XIII meminta proses hukum dilakukan secepatnya, meski saat ini fokus utama masih pada pemulihan kondisi korban.

"Kesehatan Ibu Saudah juga kami perhatikan. Kekerasannya hampir menghilangkan nyawanya,” tambah Arisal.

Untuk isu tambang ilegal, Komisi XIII akan mendorong penanganan bersama Komisi XII, mengingat hal ini menyangkut pelanggaran lingkungan yang telah berlangsung lama.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya