Berita

Presiden Prabowo Subianto di Rakornas 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Tanam Sawit, Prabowo Bidik Indonesia Jadi Produsen Avtur Terbesar Dunia

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mewujudkan swasembada energi nasional dengan menjadikan kelapa sawit sebagai komoditas strategis. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Dalam arahannya, Prabowo menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang dibutuhkan banyak negara. Ia mengaku kerap menghadapi permintaan penambahan ekspor kelapa sawit dari luar negeri.  


“Tolong indonesia tolong supply kelapa sawit. CPO. Saya ke Mesir, Rusia, Belarus. Di mana-mana tulung kelapa sawit. Artinya? It is very strategic commodity,” ujarnya.

Lebih jauh, Presiden menekankan bahwa sawit akan menjadi tulang punggung bioenergi nasional, khususnya biodiesel, agar Indonesia terbebas dari ketergantungan energi impor.

“Jadi, kita nanti bio diesel bebas dari ketergantungan luar,” tegas Prabowo.

Kepala Negara optimistis Indonesia mampu menjadi produsen avtur terbesar di dunia dengan memanfaatkan kelapa sawit, termasuk dari limbah jelantah.

“Avtur bisa terbesar di dunia. Bahkan limbahnya jelantah itu bahan untuk avtur. Sehingga maaf bangsa-bangsa lain, kita tutup ekspor jelantah. Harus kepentingan rakyat Indonesia dulu," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya