Berita

Presiden Prabowo Subianto di Rakornas 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Di Rakornas 2026, Prabowo Umumkan Gerakan Asri dan Gentengisasi Nasional

SENIN, 02 FEBRUARI 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana peluncuran sejumlah gerakan nasional baru saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2 Februari 2026.

Dalam arahannya, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan peluncuran Gerakan Indonesia Asri yang merupakan singkatan dari aspek Aman, Sehat, Resik, dan Indah. 

Gerakan tersebut menitikberatkan pada upaya menjaga kebersihan lingkungan secara masif dengan keterlibatan langsung seluruh instansi pemerintah.


“Saudara-saudara dalam waktu deket saya mau melaunching Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) Resik artinya bersih. Wujudnya tadi semua instansi harus memimpin corvey kalau ratusan ribuan itu cepet itu,” kata Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut akan ditopang oleh penyediaan sarana pendukung kebersihan, mulai dari gerobak hingga truk pengangkut sampah. 

Selain persoalan kebersihan, Presiden juga menyoroti kondisi hunian masyarakat yang masih banyak menggunakan atap seng atau aluminium yang dinilainya kurang ideal.

“Semua kota, hampir semua desa kita, maaf ya banyak genteng dan seng. Ini panas untuk penghuni juga berkarat. Jadi tidak mungkin genteng dari seng,” ujarnya.

Dari pengamatan tersebut, Prabowo menggagas gerakan nasional penggantian atap seng dengan genteng yang disebutnya sebagai proyek gentengisasi. Ia menegaskan keinginannya agar rumah-rumah di Indonesia menggunakan genteng yang lebih sejuk dan ramah lingkungan.

“Saya ingin semua atap indonesia pake genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi,” tegasnya.

Presiden juga memaparkan bahwa produksi genteng relatif tidak mahal karena bahan bakunya berasal dari tanah yang dapat dicampur dengan zat limbah tertentu. 

Ia menyebut telah menerima laporan dari para akademisi mengenai pemanfaatan limbah batu bara sebagai campuran bahan genteng yang kuat dan ringan.

“Saya dapat laporan dari profesor kita bahwa limbah batu bara itu dicampur dengan tanah bahan genteng yg baik. Jadi kita akan bantu saudara,” kata Prabowo.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya