Berita

Ade Simanjuntak. (Foto: Kompas.co)

Bisnis

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Akibat Saham Gorengan

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 22:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 8 persen dalam dua hari berturut-turut bikin geger. Polisi ikut turun tangan. Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menyatakan bakal mendalami potensi pidana di balik rontoknya bursa saham nasional.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak menegaskan perkara terkait saham sudah lama menjadi perhatian serius penyidiknya. Bahkan, sebagian kasus sudah naik ke meja hijau.

“Pasti. Beberapa perkara sudah menjadi konsen kami. Ada yang sudah P21 dan sedang disidangkan. Saat ini juga masih ada penyelidikan dan penyidikan perkara serupa,” ujar Ade kepada media, Jumat, 30 Januari 2026.


Ade menegaskan Polri tak main-main. Setiap kasus akan ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel. Namun, ia belum bersedia membeberkan detail kasus yang tengah digarap.

“Nanti kami update,” singkatnya.

Gejolak IHSG sendiri sempat memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan atau trading halt dua kali berturut-turut, yakni Rabu dan Kamis kemarin, setelah indeks ambles menembus 8 persen.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun angkat bicara. Ia mengingatkan investor agar tidak bermain saham gorengan di tengah kondisi pasar yang rapuh.

“Kalau yang jatuh, ya saham-saham gorengan,” tegas Purbaya.

Menurutnya, saham gorengan rawan rontok karena digerakkan pihak tertentu tanpa ditopang fundamental kuat. Ia menyarankan investor beralih ke saham-saham blue chip yang umumnya tergabung dalam indeks LQ45.

“Yang besar-besar masih ada. Kalau takut, lari saja ke situ,” ujarnya.

Di tengah badai IHSG, Direktur Utama BEI Iman Rachman menyatakan mundur. Pengunduran diri diumumkan langsung dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.

“Saya sebagai Direktur Utama BEI menyatakan mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi dua hari kemarin. Ini tidak ada tanya jawab,” kata Iman, didampingi jajaran direksi.

Langkah Iman justru dinilai positif oleh Menkeu Purbaya. Menurutnya, bagi investor yang paham pasar, pengunduran diri itu adalah sinyal baik. “Kalau orang yang ngerti mah, ini sentimen positif. Bye, serok-serok,” celetuk Purbaya.

Purbaya menyebut, mundurnya Iman merupakan bentuk tanggung jawab atas kelalaian menindaklanjuti masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Kelalaian itu dinilai ikut memicu kejatuhan IHSG.

“Karena dia tidak mem-follow-up masukan MSCI. Itu kesalahan fatal,” tegasnya.

Ia menilai kegagalan merespons dinamika indeks global bisa merusak persepsi ekonomi nasional. Namun, langkah cepat yang diambil saat ini justru menunjukkan keseriusan pemerintah membenahi pasar.

“Sekarang ditunjukkan ada kesungguhan. Yang ragu-ragu harusnya percaya. Ini waktu yang baik untuk masuk,” pungkas Purbaya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya