Berita

Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana menyetir mobil Volkswagen New Beetle di Malaysia. (Foto: tangkapan layar video viral)

Politik

Eggi Sudjana Masih Meyakini Ijazah Jokowi 100 Persen Palsu

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 03:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana masih menyakini bahwa ijazah yang dimiliki Joko Widodo alias Jokowi adalah palsu.

Hal ini dikatakan oleh aktivis Ruslan Buton yang dikutip dari Refly Harun Podcast berjudul "Info A1! Eggi Sudjana Diincar Luhut?! Geger Ruslan Bocorkan Percakapan dengan Sosok 'S'! yang dilihat redaksi, Kamis 29 Januari 2026.

Menurut Ruslan, pemberian surat perintah penghentian penyidikan (SP3) untuk Eggi Sudjana dalam kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo alias Jokowi, dipastikan tidak memangkas keyakinan advokat senior tersebut.


"Bang Eggi masih menyakini ijazah Jokowi 100 persen palsu, dan dia masih mendukung perjuangan teman-teman penggugat ijazah Jokowi," kata Ruslan.

Meski begitu, menurut Ruslan, kunjungan Eggi Sudjana dan Koordinator Advokat TPUA Damai Hari Lubis di rumahnya, Solo, Jawa Tengah, pada Kamis 8 Januari 2026 lalu, membuat perjuangan penggugat ijazah palsu seperti terbelah.

"Ada kesan perjuangan menjadi pecah kongsi. Sebagian teman-teman menganggap Bang Eggi telah berkhianat. Mencari aman sendiri," kata Ruslan.

Namun, kata Ruslan, sebagian aktivis lain melihat kunjungan Eggi ke Solo menjadi strategi advokat senior tersebut.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya