Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kedudukan Polri di Bawah Presiden Menjaga Marwah Alat Negara

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 22:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketegasan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait kedudukan Polri yang secara konstitusional berada langsung di bawah Presiden menuai apresiasi 

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar menyebut bahwa sikap tegas Kapolri tersebut penting untuk menjaga kejelasan posisi institusional Polri dalam sistem ketatanegaraan. Hal itu sekaligus menepis berbagai spekulasi yang dapat mengganggu soliditas dan profesionalisme institusi kepolisian.

“Penegasan Kapolri merupakan langkah tepat dalam menjaga marwah dan netralitas Polri sebagai alat negara yang bertugas melayani masyarakat, menegakkan hukum, serta menjaga keamanan dan ketertiban nasional di bawah komando Presiden langsung,” ujar Semar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.


Lebih lanjut, ia memandang bahwa Polri pasca-reformasi telah menunjukkan kemajuan signifikan sebagai institusi yang berhasil menjalankan tugas dan fungsinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam negeri. 

“Berbagai pembenahan struktural, kultural, dan peningkatan profesionalisme terus dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap tuntutan zaman dan harapan publik” tambah Semar.

Rampai Nusantara berharap Polri ke depan semakin presisi, humanis, dan profesional, serta terus memperkuat kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan komitmen terhadap reformasi berkelanjutan.

“Kami tentu berharap prestasi polri dipertahankan dan terus ditingkatkan untuk semakin presisi ke depannya,” pungkasnya. 

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakan tegas terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu saat rapat kerja (raker) Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.                     

“Institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus,” tegas Listyo.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya