Berita

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (tengah). (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Olahraga

Anggaran Kemenpora Cekak, Erick Thohir Putar Otak Cari Dana Non-APBN

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 18:43 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bicara blak-blakan soal anggaran kementerian yang dipimpinnya hanya sebesar Rp1,1 triliun untuk tahun ini. Erick bahkan membuka opsi pendanaan di luar APBN.

Hal itu diakui Erick Thohir usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Menurut Erick, Komisi X menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas anggaran apalagi Kemenpora sedang menggarap program-program besar yang butuh biaya jumbo.

“Kalau dibilang cukup, ya tentu tidak. Pembangunan akademi, pelatnas olimpiade, itu tidak mungkin hanya mengandalkan Rp1,1 triliun,” kata Erick.


Meski begitu, Erick menegaskan pemerintah tidak ingin sekadar mengeluh. Kemenpora, kata dia, justru sedang memutar otak mencari sumber pendanaan lain agar program tetap jalan tanpa mengorbankan kualitas.

Dana tambahan itu dibutuhkan untuk pembangunan akademi olahraga, pusat pelatihan nasional, hingga persiapan cabang olahraga menuju Olimpiade.

Saat ini, pemerintah tengah menggodok skema pendanaan alternatif bersama Presiden dan Menteri Keuangan. Tak menutup kemungkinan, sektor swasta dan pihak lain akan dilibatkan.

“Nanti satu-dua bulan lagi akan kami laporkan ke Komisi X. Program mana saja yang bisa didukung lewat pendanaan di luar APBN,” pungkas Erick.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya