Berita

Mantan pimpinan KPK, Saut Situmorang. (Foto: Repro)

Politik

Saut Situmorang:

Konflik Kepentingan APH Sering Muncul dalam Momentum Politik

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 00:09 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Praktik penegakan hukum yang sarat konflik kepentingan atau conflict of interest (CoI) dinilai masih menjadi persoalan serius di Indonesia.

Hal itu disampaikan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, dalam perbincangan di kanal YouTube Awalil Rizky bertajuk "Pajak Sarang Koruptor!? Salah Sistemnya atau aparat fiskusnya?".

Menurut Saut, konflik kepentingan aparat penegak hukum (APH) bukanlah isu baru, bahkan kerap muncul dalam momentum politik. Ia mencontohkan pengalamannya saat didatangi seorang pengusaha dan memintanya untuk memeriksa pajak rival dalam Pilpres lalu.


"Karena dia mendukung salah satu paslon, dicari-cari pajaknya ada nggak. Ada masalah nggak di pajaknya," kata Saut seperti dikutip RMOL, Minggu 25 Januari 2026.

Saut menegaskan, pola seperti itu menunjukkan bahwa motif penegakan hukum sering kali berlatar belakang politik. Kondisi ini, lanjutnya, sangat umum terjadi di Indonesia, baik di level pusat maupun daerah.

Dalam konteks BUMD, Saut menyebut kebijakan kerap didominasi kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan mayoritas. Kultur paternalistik yang kuat juga membuat tata kelola BUMD rawan ketidakpastian, meski tetap dituntut menghasilkan keuntungan.

"Menjadi lebih sulit kalau aparat penegak hukumnya yang conflict of interest. Ini yang paling berbahaya,” tegas Saut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya