Berita

Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Nusantara

PAM Jaya Tak Eksploitasi Air Tanah

Andalkan Waduk Jatiluhur dan 13 Sungai
MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 23:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keputusan Perumda PAM Jaya yang mengandalkan Waduk Jatiluhur dan 13 sungai atau air permukaan sebagai sumber air baku utama, tanpa melakukan pengeboran menunjukkan keberpihakan nyata terhadap kelestarian lingkungan.

Demikian dikatakan Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto melalui keterangan tertulis, Minggu 25 Januari 2026.

"PAM Jaya tidak hanya berpikir soal pelayanan hari ini, tetapi juga tentang masa depan lingkungan Jakarta," kata Sugiyanto.


Menurut Sugiyanto, kombinasi green mindset, penguatan infrastruktur dan transformasi digital membuat PAM Jaya berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan layanan air bersih yang berkelanjutan, adil dan berkualitas bagi seluruh warga Jakarta.

"Tidak mengeksploitasi air tanah berarti ikut mencegah penurunan muka tanah dan kerusakan ekosistem," kata Sugiyanto.

Ia juga mengapresiasi komitmen PAM Jaya dalam mengelola sumber air baku tanpa eksploitasi air tanah.

Ia menilai green mindset yang diusung Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin merupakan langkah strategis dan visioner untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih di Jakarta.

Sugiyanto menjelaskan, kebijakan tersebut sangat relevan dengan kondisi Jakarta yang selama ini menghadapi persoalan penurunan permukaan tanah akibat penggunaan air tanah berlebihan.

"Waduk Jatiluhur adalah sumber utama air baku PAM Jaya. Maka sudah logis jika PAM Jaya juga harus peduli terhadap kelestarian kawasan hulu, termasuk daerah aliran sungai yang terhubung dengan Waduk Cirata dan Saguling," kata Sugiyanto.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya