Berita

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim

Hukum

Eks Komjak:

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mantan Anggota Komisi Kejaksaan (Komjak) Kamilov Sagala menilai terdakwa korupsi pengadaan chromebook Nadiem Makarim bersama tim kuasa hukumnya tidak siap menghadapi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) selama persidangan.

Kamilov menyoroti narasi yang dibangun tim hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) itu, mulai dari alasan kesehatan, hingga ancaman melaporkan hakim karena melarang sidang direkam.

"Yang diangkat aspek non-hukum, sehingga terkesan mengiba-iba kepada hakim, ini bukan materi pokok perkara," kata Kamilov dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 25 Januari 2026.


Oleh karenanya, ia berharap JPU tetap fokus dan profesional dalam pembuktian perkara yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp2,1 triliun itu. 

"JPU tetap fokus dan profesional saja membedah kasus ini, jangan terganggu upaya-upaya yang remeh oleh pihak NM (Nadiem)," jelasnya.

Selain itu, ia menilai perkara pengadaan chromebook ini butuh kehadiran mantan stafsus Nadiem, Jurist Tan yang berstatus buron. Kehadiran Jurist Tan penting sebagai saksi kunci.

"Dapat diduga ini kejahatan dirancang oleh tim Nadiem (Stafsus). Oleh sebab itu yang bersangkutan menjadi target DPO Kejaksaan, menjadi saksi kunci atau mahkota dalam peristiwa hukum tersebut," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya