Berita

Pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing (Foto: Reuters)

Dunia

Duduki Mayoritas Kursi DPR, Partai Pro-Militer Positif Menang Telak di Pemilu Myanmar

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Partai yang didukung junta militer Myanmar dipastikan meraih kemenangan telak dalam pemilu nasional yang digelar di tengah konflik berkepanjangan. 

Union Solidarity and Development Party (USDP) telah mengamankan mayoritas kursi parlemen setelah dua putaran pemungutan suara, meski pemilu tersebut menuai kecaman luas dari komunitas internasional.

Berdasarkan hasil sementara, USDP memenangkan 193 dari 209 kursi di majelis rendah serta 52 dari 78 kursi di majelis tinggi parlemen. 


Dua putaran pemilu sebelumnya digelar pada 28 Desember 2025 dan 11 Januari 2026, dengan tingkat partisipasi pemilih sekitar 55 persen, jauh lebih rendah dibandingkan sekitar 70 persen pada pemilu 2015 dan 2020.

Putaran terakhir pemungutan suara berlangsung hari ini Minggu, 25 Januari 2026, di sekitar 60 wilayah, termasuk kota terbesar Yangon dan Mandalay.

Pemimpin junta Myanmar sekaligus presiden sementara, Min Aung Hlaing, menepis kritik dari luar negeri yang menyebut pemilu tersebut tidak sah. 

Ia menegaskan bahwa legitimasi pemerintahan tidak bergantung pada pengakuan internasional.

“Apakah komunitas internasional mengakui ini atau tidak, kami tidak memahami sudut pandang mereka. Suara rakyat adalah pengakuan yang kami butuhkan,” ujar Min Aung Hlaing kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters.

Media lokal menampilkan Min Aung Hlaing mendatangi tempat pemungutan suara di Mandalay dengan mengenakan pakaian sipil, dalam suasana yang digambarkan relatif tenang.

Namun, pemilu ini berlangsung tanpa keikutsertaan kelompok oposisi utama. Sejumlah partai, termasuk National League for Democracy (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi, tidak mengikuti pemilu setelah dibubarkan oleh junta. 

PBB, kelompok hak asasi manusia, serta Inggris mengecam pemungutan suara tersebut sebagai upaya mempertahankan kekuasaan militer.

Malaysia, yang tahun lalu menjabat sebagai ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), juga menyatakan bahwa blok regional tersebut tidak akan mengakui hasil pemilu Myanmar.

Meski junta menyatakan pemilu berlangsung bebas dari paksaan, sejumlah warga di Yangon dan Mandalay mengatakan kepada Reuters bahwa suasana ketakutan masih dirasakan masyarakat. 

Banyak pemilih mengaku datang ke tempat pemungutan suara karena khawatir akan penangkapan atau tindakan balasan jika tidak ikut memilih.

Sejak kudeta militer pada 1 Februari 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil terpilih, Myanmar terus dilanda konflik bersenjata.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya