Berita

Mendagri AS Shabana Mahmood (Foto: inkl)

Dunia

Inggris Bentuk “British FBI” untuk Tangani Terorisme hingga Kejahatan Berat

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 14:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Inggris mengumumkan rencana pembentukan National Police Service, sebuah lembaga kepolisian nasional baru yang dijuluki “British FBI”. 

Lembaga tersebut dirancang untuk memodernisasi sistem kepolisian serta menangani berbagai kejahatan serius, mulai dari terorisme, penipuan, hingga kejahatan terorganisir lintas wilayah.

Menteri Dalam Negeri Inggris, Shabana Mahmood, menyatakan model kepolisian saat ini sudah tidak lagi sesuai dengan tantangan zaman. 


“Model kepolisian yang ada dibangun untuk abad yang berbeda,” ujarnya dalam pernyataan resmi, seperti dikutip dari Reuters, Minggu, 25 Januari 2026.

Menurut Mahmood, pemerintah akan membentuk kepolisian nasional dengan dukungan sumber daya manusia berkualitas dan teknologi modern. 

Lembaga yang dijuluki “British FBI” itu diharapkan mampu melacak dan menangkap pelaku kejahatan berbahaya secara lebih cepat dan akurat.

Layanan kepolisian baru tersebut akan menggabungkan peran National Crime Agency (NCA) dengan sejumlah fungsi nasional lainnya, termasuk penanggulangan terorisme dan kepolisian jalan raya. 

Kepala lembaga baru ini nantinya akan menjabat sebagai National Crime Commissioner dan menjadi pejabat kepolisian tertinggi di Inggris. 

Selama ini, posisi tersebut dipegang oleh Kepala Kepolisian Metropolitan London, yang juga memiliki tanggung jawab nasional dalam penanganan terorisme.

Pembentukan National Police Service merupakan bagian dari paket reformasi besar kepolisian yang akan diumumkan pemerintah pada awal pekan depan. 

Reformasi ini disebut sebagai perubahan terbesar dalam sistem kepolisian Inggris sejak pembentukan kepolisian profesional pertama pada 1829.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya