Berita

Ilustrasi kereta jarak jauh. (Foto: Dok Daop 2)

Nusantara

War Tiket Kereta Lebaran Rentan Dimanfaatkan Calo

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) membuka pemesanan tiket Lebaran yang dimulai hari ini, Minggu, 25 Januari 2026.

Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, mengingatkan di tengah lonjakan permintaan tiket angkutan Lebaran, pengawasan ketat terhadap proses penjualan tiket harus dipastikan.

“Saya mengimbau PT KAI untuk memastikan pengawasan sistem penjualan tiket Lebaran benar-benar kuat, transparan, dan bebas dari manipulasi. Begitu juga moda transportasi lain. Jangan sampai tiket justru diborong oleh calo atau pihak yang merugikan masyarakat luas. Ini wajib diantisipasi serius," ujarnya di Jakarta.


Ketua Umum DKP Panji Bangsa itu menekankan bahwa masalah seperti ini bukan kali pertama terjadi setiap kali tiket dibuka. 

“Sebagai bentuk evaluasi tahun-tahun sebelumnya, kasus tiket habis dalam hitungan menit sering terjadi setiap masa pembukaan war tiket Lebaran. Ini menunjukkan indikasi adanya celah yang harus segera diperbaiki oleh PT KAI,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan manajemen PT KAI untuk menyederhanakan proses refund (pengembalian dana) tiket. Walaupun kebijakan refund KAI kini sudah dipercepat maksimal 7 hari kerja setelah pembatalan tiket, masih banyak laporan bahwa masyarakat kesulitan memperoleh refund atau merasa potongan biaya administrasi terlalu tinggi dan memberatkan. 

“Harus ada perlakuan adil bagi konsumen, terutama mereka yang terpaksa membatalkan karena alasan mendesak. Skema refund juga perlu dibuat lebih mudah diakses dan informatif,” tambah Rivqy.

Selain itu, Rivqy meminta masyarakat luas untuk memastikan skema perjalanan mudik mereka sebelum memesan tiket, tak hanya untuk kereta api tetapi juga moda transportasi lain seperti bus antar kota maupun penerbangan.

Ia turut mengingatkan masyarakat untuk memesan tiket melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI atau situs resmi PT KAI dan agen resmi yang terdaftar, serta tidak mudah tergiur oleh iming-iming calo yang menawarkan tiket cepat dengan harga tinggi.

“Mari kita bersama-sama mencegah praktik-praktik yang merugikan, serta mendukung upaya peningkatan pelayanan publik demi kenyamanan semua calon pemudik,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya