Berita

Proses evakuasi korban bom bunuh diri di Pakistan (Foto: AP)

Dunia

Bom Bunuh Diri Guncang Pesta Pernikahan di Pakistan, Tujuh Tewas

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 10:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi teror bom bunuh diri mengguncang sebuah upacara pernikahan di wilayah barat laut Pakistan.

Pelaku bom bunuh diri meledakkan rompi berisi bahan peledak di tengah tamu undangan yang menghadiri resepsi pernikahan di rumah Noor Alam Mehsud, seorang tokoh masyarakat pro-pemerintah di Distrik Dera Ismail Khan, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Kepala Kepolisian setempat, Adnan Khan, mengatakan korban jiwa mencapai tujuh orang dan 25 lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut.


“Para petugas mengangkut korban tewas dan luka-luka ke rumah sakit, di mana beberapa korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis," ujar Adnan Khan seperti dikutip Associated Press, Minggu, 25 Januari 2026.

Sejumlah saksi mata menyebutkan suasana pernikahan awalnya berlangsung meriah. Para tamu bahkan sempat menari mengikuti irama tabuhan drum sebelum ledakan mengguncang lokasi acara. 

Ledakan tersebut memicu kepanikan dan kekacauan di antara para undangan.

Hingga kini, belum ada kelompok yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. 

Namun, kecurigaan mengarah pada kelompok Taliban Pakistan atau Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), yang dalam beberapa tahun terakhir kerap melakukan serangan berdarah di wilayah Pakistan.

Kelompok TTP diketahui semakin aktif sejak Taliban Afghanistan kembali berkuasa pada 2021, menyusul penarikan pasukan Amerika Serikat dan NATO setelah dua dekade perang.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya