Berita

Evakuasi korban kecelakaan laut kapal angkut penumpang KM Indriani di Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, Jumat, 23 Januari 2026. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

TNI AL Evakuasi Korban Tenggelam KM Indriani di Perairan Halsel

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 05:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI AL bersama unsur SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan laut kapal angkut penumpang KM Indriani yang tenggelam di Perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, Jumat, 23 Januari 2026.

Kegiatan SAR gabungan tersebut dilaksanakan sesaat usai Basarnas menerima laporan adanya insiden tenggelamnya kapal penumpang di perairan Bibinoi, Halsel.

Kapal KM Indriani dengan diketahui berlayar dari Pelabuhan Umum Babang menuju Piharaja, Kabupaten Halsel. Kapal mengangkut total 63 orang, terdiri dari 59 penumpang dan 4 Anak Buah Kapal (ABK).


Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan satu korban meninggal dunia serta satu orang dinyatakan hilang. Sementara penumpang lainnya berhasil dievakuasi ke darat oleh kapal dan perahu nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos TNI AL Bacan, Basarnas Halsel, Babinsa Kodim 1509/Labuha, serta personel Satpolairud Bacan.

Tenggelamnya KM Indriani diduga disebabkan oleh kombinasi kendala mesin, kondisi cuaca dengan gelombang laut yang cukup tinggi, serta kelebihan muatan kapal. Selain itu, kurangnya pengawasan terhadap muatan dan jumlah penumpang turut menjadi faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan laut tersebut.

Keterlibatan TNI AL dalam operasi SAR gabungan ini sejalan dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk terus senantiasa hadir dalam setiap operasi kemanusiaan, khususnya bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya pencarian korban untuk memberikan dukungan maksimal demi keselamatan jiwa manusia.


Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya