Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono (tengah). (Foto: Dok. Kemenkop)

Politik

Menkop Gandeng Muhammadiyah Kembangkan Kopdes Merah Putih

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 17:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah untuk turut mendampingi serta mengembangkan model bisnis yang adaptif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. 

"Selain itu, kami juga mendorong agar produk-produk unggulan UMKM hasil binaan Muhammadiyah dapat dipasarkan secara luas melalui jaringan gerai milik Kopdes Merah Putih," kata Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dalam keterangannya, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ferry berharap Muhammadiyah bisa melakukan pendampingan bagi seluruh pengurus Kopdes Merah Putih dalam mengelola entitas bisnisnya. 


“Kita semua tahu, Muhammadiyah memiliki pengalaman bisnis yang mumpuni, sehingga Kopdes Merah Putih bisa meraih profit dan manfaat besar bagi anggota dan masyarakat," ujarnya.

Terlebih lagi, kata Ferry, keberadaan Kopdes Merah Putih bisa menjadi alternatif penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya di pedesaan-pedesaan. 

“Maka, diharapkan Muhammadiyah dan koperasi-koperasi yang sudah eksisting dapat menjadi bagian dari ekosistem Kopdes Merah Putih," katanya.

Lebih jauh, Ferry menegaskan sudah saatnya koperasi dan UMKM Indonesia menjadi produsen aneka kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan kondisi itu, pihaknya berharap Muhammadiyah bisa memanfaatkan keberadaan dari Kopdes Merah Putih. 

"Termasuk meningkatkan kualitas SDM di pedesaan-pedesaan, sehingga mereka bisa menjadi subjek ekonomi, bukan lagi sekadar objek ekonomi," ujarnya.

Saat ini, lanjut Ferry, banyak Kopdes Merah Putih yang memiliki potensi usaha di sektor pertanian modern, industri kreatif, pariwisata, bahkan ekonomi digital. 

“Potensi ini akan semakin optimal bila dikelola dengan pendekatan hexa-helix, di mana pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, media, dan komunitas bekerja bersama," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya