Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Logam Mulia Menggila: Perak dan Emas Menuju Rekor Baru

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 09:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar komoditas mencetak sejarah pada penutupan Jumat 23 Januari 2026. Untuk pertama kalinya, harga perak spot meroket di atas 100 per ons atau naik 4,5 persen, sementara emas terus memecahkan rekor di level 4.976 Dolar AS dan bersiap menembus angka psikologis 5.000 Dolar AS per ons.

Padahal, di awal 2025, harga emas ada di level 3.000 Dolar AS per ons.

Lonjakan fantastis ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan dampak dari "badai sempurna" di pasar global. Di antaranya; ketegangan AS-NATO terkait Greenland memicu pelarian modal ke aset safe-haven. Lalu, kelangkaan fisik di mana stok perak di pasar London menipis, diperparah defisit pasokan global yang diperkirakan mencapai 1,2 juta ons tahun ini.


Ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed dan tren bank sentral dunia yang mulai meninggalkan Dolar AS juag turut mempengaruhi harga.

Tidak hanya emas, logam mulia lainnya turut mengekor di zona hijau. 

Perak spot melonjak 4,5 persen menjadi 100,49 Dolar AS per ons. Platinum mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di 2.749 Dolar AS per ons. Palladium melonjak melampaui 2.002 Dolar AS per ons. 

"Ini lebih dari sekadar badai yang lewat; ini adalah tanda perubahan fundamental zaman," ujar Tai Wong, pedagang logam independen.

Kini, fokus pasar tertuju pada apakah harga perak mampu bertahan di atas 100 Dolar AS hingga penutupan pasar, atau justru memicu aksi ambil untung (profit taking) dari para spekulan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya