Berita

Pemeriksaan BPOM di SPPG Polri Cipinang. (Foto: Humas Polri)

Nusantara

SPPG Polri Cipinang Dinilai BPOM Lampaui Standar yang Berlaku

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 04:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan peninjauan standar operasional di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Cipinang, Jakarta Timur. Hasilnya, SPPG tersebut memperoleh nilai A+. 

Ketua BPOM Taruna Ikrar memimpin pemeriksaan menyeluruh tersebut mulai dari penyimpanan bahan baku, proses memasak, kadar gizi menu, hingga sertifikasi yang dimiliki SPPG.

Peninjauan berlangsung sejak pukul 05.30 hingga 06.54 WIB, melibatkan Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol Nurworo Danang bersama jajarannya. 


Dalam kesempatan itu, jajaran BPOM meninjau dapur SPPG yang menampilkan berbagai menu MBG, mulai untuk ibu hamil dan menyusui, anak kelas besar, anak kelas kecil, hingga balita.

“Kami cek, ada bahan yang cukup disimpan di 4 derajat Celcius, ada juga yang harus di bawah nol derajat, misalnya minus 18 atau minus 20. Semua sudah disiapkan dengan baik,” ujar Taruna Ikrar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Selain penyimpanan, proses memasak dan aspek sanitasi juga dinilai memenuhi standar. Taruna Ikrar mencontohkan menu yang disajikan pada pagi hari, mulai pisang, ayam goreng, tempe, hingga nasi kuning.

“Yang kami lihat tadi ada pisang, ayam goreng, kemudian ada tempe, terus nasi, nasi kuning. Semua proses dan penyajiannya sesuai standar,” jelasnya.

Taruna Ikrar menambahkan, SPPG Polri Cipinang tidak hanya memenuhi standar, tetapi beberapa aspek justru melampaui standar yang berlaku. Pemeriksaan terakhir terhadap kandungan kimia dan keamanan pangan seperti arsen dan formalin mendapatkan nilai plus.

“Kesimpulannya, nilai yang kami berikan adalah A+. Screening terakhir, pengecekan kimia dan kimiawinya, itu membuat standar di sini melebihi ketentuan,” ungkapnya.

Ia menekankan, standar operasional ini berlaku sama bagi seluruh SPPG, tidak membedakan antara masyarakat, LSM, atau pemerintah daerah. Tujuannya untuk memastikan keamanan pangan dan mencegah risiko keracunan.

“Kesimpulannya standarnya sama semuanya karena kita tidak bisa main-main dengan standar. Kalau di bawah standar, kan berbahaya,” tandasnya. 

Hasil penilaian ini menjadi pemacu semangat bagi Polri untuk terus berperan dalam memperbaiki gizi bangsa.

“Bukan cuma tersedia, tapi aman, bergizi, dan layak. Karena masa depan bangsa dimulai dari isi piring hari ini  Polri hadir, bekerja nyata untuk generasi unggul,” tulis keterangan Humas Polri dalam akun media X @DivHumas_Polri.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya