Berita

Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto. (Foto: YouTube Sabrang MDP Official)

Politik

Miliki Kompetensi Tinggi, Noe Letto Cocok jadi Wapres

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 03:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Musisi sekaligus intelektual publik Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto menanggapi komentar miring yang meragukan kompetensinya sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN).

Tanggapan itu ia jelaskan panjang lebar dalam kanal YouTube Sabrang MDP Official yang kemudian banyak diapresiasi oleh publik.

Warganet pun memberikan banyak pujian dalam unggahan akun Instagram RMOL berjudul ‘Diragukan jadi TA Kemhan, Noe Letto: Tanya Gemini' yang dikutip Jumat, 23 Januari 2026.


Mayoritas warganet memandang putra budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) ini memang memiliki kompetensi yang mumpuni. Ia merupakan lulusan matematika dari Universitas Alberta, Kanada.

Bahkan ada yang menegaskan bahwa ijazah Noe merupakan asli. Jelas sindiran itu dialamatkan kepada Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka yang banyak dipertanyakan ijazahnya.

“Beliau ijazahnya Aseli,” tulis pemilik akun @Dickyze disertai emoticon api sebagai tanda menyala.

“Pastinya dia lebih yakin dan qualified dibandingkan fufafa lah yaaa,” timpal pemilik akun @melissaaaja18.

Lantas yang lebih menggelitik, ada warganet langsung mendapuk pentolan Grup Band Letto itu sebagai wakil presiden.

“Cocok jadi wapres bang,” tulis akun @masnafa_new disertai emoticon menyala.

“beliau memang hebat. Banyak yang meremehkan,” timpal akun @ekahendar.

Sejak berita ini diturunkan, unggahan tersebut memiliki 573 likes dan 89 komentar yang kebanyakan memberikan apresiasi serta dukungannya.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya